(12). FALLING FROM GRACE

FALLING FROM GRACE


Galatia pasal lima, ayat empat memberikan referensi tegas untuk jatuh dari kasih karunia. Mungkinkah orang percaya yang dilahirkan kembali dapat benar-benar jatuh dari kasih karunia Allah?

Istilah alkitabiah "rahmat" secara eksplisit berarti: nikmat yang disengaja dan kebaikan yang tidak memerlukan pantas atau balasan apapun, namun, ketika rahmat diperintahkan dan dialami, akan mendorong kesetiaan yang disengaja. Dari pemahaman tentang rahmat Allah ini, tidak ada kompromi dalam struktur atau budaya rahmat Allah, atau jika tidak, rahmat gagal menjadi rahmat.

Sehingga kemudian; mengapa rasul Paulus membuat referensi tegas untuk jatuh dari kasih karunia? Menjaga subjek ini dalam konteks ... Paulus tidak berbicara tentang orang Kristen yang jatuh ke dalam perilaku berdosa ... Dia merujuk pada mereka yang lebih memilih legalisme agama atau ritual untuk mendapatkan keselamatan. Sederhananya; Paulus mengatakan, jika seseorang mencari pembenaran dengan perbuatan hukum Taurat, Kristus tidak akan berpengaruh atas mereka ... dengan demikian, mereka gagal mendapatkan manfaat dari kasih karunia Allah ... yaitu: memperoleh keselamatan.

Jatuh dari Kemuliaan Tuhan.
Istilah yang jatuh dalam Galatia 5: 4 secara harfiah berarti ... tidak memiliki sesuatu atau seseorang yang tidak dapat kita miliki dengan kekuatan kita sendiri. Sederhananya, keselamatan adalah karena anugerah melalui iman dan bukan bekerja. Sekali orang berdosa yang percaya diselamatkan oleh anugerah ... mereka tidak akan pernah jatuh dari anugerah Allah (Efesus 2: 7,22). Paulus di sini tidak merujuk kepada orang-orang yang diselamatkan ... ia merujuk kepada mereka yang mencari keselamatan oleh hukum di mana kasih karunia; (satu-satunya cara keselamatan) dibuat batal.

Gereja di Galatia disihir oleh guru-guru palsu yang menguraikan keselamatan dan pengudusan melalui kepatuhan terhadap hukum. Rasul Paulus membalas dengan menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap hukum akan selalu gagal memenuhi kemuliaan dan kasih karunia Allah.

Paulus hanya mengatakan bahwa orang Kristen tidak dipimpin oleh surat hukum, tetapi oleh hukum yang lebih baik. Orang-orang percaya telah mewarisi harta yang tak terukur dan abadi yang disebut anugerah Allah. Namun, begitu banyak yang dengan sengaja terperangkap oleh upaya mereka untuk mendapatkan perkenan Allah melalui pekerjaan mereka. Ini menjelaskan mengapa begitu banyak orang Kristen tetap terhambat sepenuhnya dalam pertumbuhan rohani mereka.

Satu-satunya cara untuk menjalani kehidupan Kristen ... adalah cara itu dimulai: oleh kasih karunia melalui iman kepada Kristus Yesus saja.

Kasih karunia Allah yang luar biasa adalah Kristus yang Disalibkan - Allah Puas - Orang Percaya yang Dibenarkan.

By. Admin RST

Comments

Popular posts from this blog

(23). FALSE TEACHERS - DETECTING THEM ?

(18). DOCTRINE OF SANCTIFICATION

(05). PENAHBISAN DAN LISENSI DEPARTEMEN