(11). HOW CAN I FORGIVE - WHEN IT HURTS SO MUCH ?


HOW CAN I FORGIVE - WHEN IT HURTS SO MUCH ?


Salah satu pengalaman paling sulit dalam hidup adalah menuntut pengampunan manusia. Joseph ditolak, diculik, diperbudak, dipenjara, dan dilupakan. Dia mengalami pengkhianatan ketidaksetiaan oleh keluarganya sendiri. Tentu saja, Joseph bergumul dengan rasa sakit dari pengampunan manusia. Kita semua melakukannya. Mengapa kita harus saling memaafkan dan bagaimana kita melakukannya?


Banyak orang percaya tidak dapat mengampuni orang lain karena ketidakstabilan emosional mereka yang disebabkan oleh rasa sakit yang dialami oleh pelaku. Pengampunan bukanlah tindakan emosional ... itu adalah tindakan spiritual yang dilakukan seseorang meskipun ada rasa sakit yang bahkan bisa bertahan seumur hidup. Namun, pengampunan manusia membutuhkan kekuatan yang berada di luar kemampuan manusia. Itu membutuhkan pemahaman tentang peran Allah dalam mengampuni kita masing-masing (Efesus 4:32).


Memaafkan – Lanjutan: 
Pengampunan adalah unsur penting dalam kehidupan Kristen. Yesus Kristus menyediakan dirinya sebagai contoh sempurna dari pengampunan. Pengampunan tidak memaafkan pelanggaran seseorang, itu secara harfiah menyerap biaya pelanggaran seseorang. Yesus Kristus secara harfiah menanggung dosa-dosa kita dan konsekuensi dari dosa kita ... kematian. Jadi, sementara pengampunan bisa menyakitkan dan mahal, itu adalah ciri utama dari keserupaan dengan Kristus.


Pengampunan ada dalam kondisi konflik dengan pola dunia. Ketika kita mendengarkan dunia, pengampunan tampaknya hampir mustahil atau tidak masuk akal. Dunia bertekad membalas dendam. Banyak orang Kristen tidak akan menuntut pengampunan sejati karena mereka telah ditipu dengan satu atau lain cara. Kurangnya pengampunan, lebih dari apa pun, adalah yang menghambat pertumbuhan rohani orang Kristen. Sejujurnya, kebanyakan orang Kristen diperbudak kepahitan karena pendekatan yang tak kenal ampun dalam hubungan hidup.


Pengampunan atau kurangnya pengampunan adalah refleksi dari pengabdian seseorang kepada Kristus atau diri. Agar seseorang dapat memaafkan pengampunan kepada pelaku, mereka harus membawa setiap penghukuman dan penghinaan berpikir mereka menghibur tentang pelaku ke
dalam penahanan kepada Kristus Yesus dan mulai berpikir secara Alkitabiah tentang karya penebusan Yesus Kristus (Kolose 3:13).


Sebagai orang Kristen, hubungan kita dengan Tuhan membuat pengampunan diinginkan dan bermanfaat. Tidak ada yang kalah dengan pengampunan.


 By. Admin RST

Comments

Popular posts from this blog

(23). FALSE TEACHERS - DETECTING THEM ?

(18). DOCTRINE OF SANCTIFICATION

(05). PENAHBISAN DAN LISENSI DEPARTEMEN